Minggu, 28 September 2014

Sementara


Mendengar sebuah lagu yang menceritakan tentang kita.
Benar, kita memang sementara ini sedang terbelenggu waktu,
Mencoba tawar menawar dengan keadaan.
Saat ini aku ingin berhenti, berhenti merindukan yang bukan milikku lagi.

Aku tentu saja tak bisa melupakan rindu.
Memang bertemu denganmu hanya memantik bara api rindu.
Tapi tanpamu, aku masih saja rapuh.
Aku kesulitan melangkah di tahap dimana aku bisa menerima ini kenyataan hidup.
Hidup memang harus berlanjut, tapi apa kau lupa lara ini sebelumnya adalah kebahgiaan kita berdua?
Jangan pernah tanyakan kebahgiaanku.
Karena takkan pernah berubah,
Kau adalah jawaban dari kebahagiaanku.

Sementara, aku selalu coba menyadarkan hatiku.
Mematikan setiap asa yang sejak lama kuhidupi bersama jiwaku.
Menjauhkan segala kebencianku ttgmu.
Aku tak pernah bisa menutup hariku tanpa air mata krnamu.
Jika kau pikir tangisku akan hilang setelah kepergianmu, kau salah besar. 
Justru memperparah malam-malamku.

Bahagiakah kau disana?
Apa mungkin jawaban yang sama itu ttgku?

Ini adalah kekecewaan terbesarku.
Saat seseorang menyerah tanpa alasan.
Saat setiap detik yang kuhabiskan demi cinta,
pupus  tinggal kenangan.
Aku harus katakan apa pada harapan?
Bukan aku yang ingin terhenti,
Tapi nyali kecilmu yang menghentikan mimpi

Senin, 18 Agustus 2014

Senja




Hey, senja…
Bolehkah biasmu kulukis dengan rindu?
Aku tak perlu kanvas yang jelas
Karena hanya sketsa yang bisa tergambar
Sama halnya dengan asaku
Masihkah sekuat yang dulu pernah kupunya?

Hey, senja…
Pernah kutitipkan khawatirku
Belum terbiasa aku memandangimu sendirian
Aku tak pernah lupa
Selalu ada potret kami berdua
Kemudian saling melempar senyum sore itu

Hey, senja…
Cinta ini pernah seindah birunya langit
Tapi kini mendung lebih bersahaja dengan hujan
Aku tak cukup kuat menahan gerimis
Bahkan, aku tak berharap ada pelangi setelahnya

Hey,senja…
Tolong matikan memoriku tentangmu
Atau jangan munculkan langit yang sama
Seperti senja-senja sebelumnya
Aku putus asa karena tak bisa melukis indahmu
Aku hilang arah karena senjaku tlah berlalu

Hey, senja…
Pergilah
Dia tak mungkin merindukanmu
Karena rasanya tak lebih baik dari melupakan
Dan pedih menyebutnya sebagai kenangan

Kamis, 07 Agustus 2014

"If You're Not The One"


If you’re not the one then why does my soul feel glad today?

If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call
If you are not mine would I have the strength to stand at all

I'll never know what the future brings 
But I know you're here with me now
We’ll make it through 
And I hope you are the one I share my life with

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

If I don’t need you then why am I crying on my bed?
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
If you’re not for me then why do I dream of you as my wife?

I don’t know why you’re so far away 
But I know that this much is true
We’ll make it through 
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I pray in you’re the one I build my home with
I hope I love you all my life

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

‘Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
‘Cause I love you, whether it’s wrong or right
And though I can’t be with you tonight
You know my heart is by your side

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I could stay in your arms


Song by :

If You're Not The One-DANIEL BEDINGFIELD

(http://www.azlyrics.com/lyrics/danielbedingfield/ifyourenottheone.html)

Minggu, 01 Juni 2014

Bunga Tidur


Kau kah itu yang muncul di mimpiku malam ini?

Yang memelukku, meyakinkan bahwa dalam sekejap kaulah yang terbaik.
Aku sempat menoleh ke belakang, 
memandang dia yang bertahun-tahun menemaniku,
sampai saat ini...

Apa yang ada di benakku?
Hingga merasakan mimpiku terlalu indah jika kuwujudkan.
Saat kujelaskan dalam nyata,
kau hanya katakan,

kapan aku bisa dinikahi?
kujawab semampuku.
Dan kau hanya tertawa, lalu kutanya kenapa tertawa?
Dan kau hanya membaca,
tanpa melanjutkan kata.



Aku tau kita tak punya banyak kenangan yang pernah menyatukan kedua genggaman,

Terakhir kali kau berkunjung ke rumah,
Dan tiada pernah kembali lagi...

Lalu karena satu alasan, seperti menjauhiku.
Aku tak tau itu bentuk respon cemburu atau kau lihat sebagai kesia-siaan diriku.
Kau seorang pemahat, menyentuh hatiku sesaat dan tersesat.
Atau aku yg tak cukup mahir memaknai setiap ejaanmu?


Entahlah,

mimpiku adalah bunga tidur,
yang kuharap suatu saat bisa nyata jika itu indah...

Sabtu, 25 Januari 2014

Terima Kasih Cinta



Saat angin berhembus, semilir ia menyejukkan
Menyibakkan helai demi helai rambutku
Seperti kedamaian datang
Menyingkap tiap sisi hiruk pikuknya jalanan
Menenangkan hati
Membawa cinta

Saat hujan turun
Ada keteduhan membisikkan
Seakan ia menyanyikan semua lagu dalam pikiran
Seperti mengiringi salam yang bersimfoni rindu

Saat terik mentari datang
Sengaja kutundukkan pandangan
Seperti tersadar bahwa anugerah terbesar adalah kerendahan hati
Mencintai dengan sederhana
Dan memaknai ketulusan

Saat kau hadir dalam lintasan angin, hujan atau terik sang mentari
Semuanya menjadi melodi indah dalam penantianku
Seperti angin, kau selalu menenangkan hatiku
Diantara hujan, ada kerinduan memelukku
Bagaikan terik mentari, kau menyadarkanku tentang rendah hati dan ketulusan

Dan ketika hujan berhenti digantikan mentari
Ada pelangi setelahnya
Dan kau adalah bagian dari pelangiku
Membuat hidupku penuh warna
Terima kasih cinta

Jumat, 24 Januari 2014

Aku



Aku seorang pembosan
Berharap variasi hidup yang kudambakan hanya tentang keindahan
Kadang, aku ingin mendengar rintik air saat keriuhan
Merindukan ketenangan dalam dunia yang penuh teriakan

Lalu, aku ingin berbaring di padang rerumputan
Memandang langit yang tak selalu biru
Atau aku tak mampu memandangnya

Saat matahari sinis terhadapku

Sewaktu-waktu, aku ingin bermain dengan ombak
Berteman hingga menjadi musuh yang tak kupahami
Ketika ia menjadi besar dan berkuasa
Dan suatu saat, aku ingin di atas atap

Memandangi bulan keriput
Tersenyum di hadapanku

Seperti masa tua yang memperlihatkan makna kebijaksanaan

Rabu, 22 Januari 2014

Semua Berawal dari Mimpi



Semua berawal dari mimpi

Ketika imajinasi memenuhi daya pikirmu

Maka logika terpecah dalam sebuah maya
Ia 'kan membawamu ke titik terendah hingga ke puncak tertinggi


Saat itu, klimaks harapan akan menguasaimu

Sebuah tahta menunggumu sebagai singgasana terhormat

Tapi, jika ia membawamu melalui titik tertinggi, 
lalu terjatuh pada titik terendah, dunia yang kau hadapi akan berbalik


Saat air melepas dahaga

Saat itu juga kau akan merasa kekeringan

Sebuah lembah hitam tak bermuara
Menunggu ketidakberdayaan seorang hamba
Menyesatkan
Menguasai kelemahanmu

Semua berawal dari mimpi
Ketika proses dijalani dengan semestinya
Semangat yang ada berpadu dalam kekuatan iman seorang hamba
Hamba yang tau menempatkan arah kiblat yang benar

Meraih keberhasilan dalam kerendahan hati
Namun tak mengurangi kemuliaan yang ada
Ikuti kata hati
Dan percayalah tak ada hal yang tak mungkin
Jangan pernah berkata tidak bisa sebelum mencoba

Lihat sekitarmu
Ada banyak hal yang patut disyukuri dan ditingkatkan
Pandanglah ke bawah demi pribadi yang bersahaja
Pandanglah ke atas demi pribadi yang bermanfaat

Semua berawal dari mimpi
Bermimpilah dan wujudkan
Demi sebuah kehidupan terbaik di masa yang akan datang